Archive for June, 2008

Dokumen Rahasia Inggris Tentang al-Qaeda dan Irak Tertinggal di KA

June 19, 2008

London, (ANTARA News) – Para pejabat Inggris, Rabu, mengungkapkan “rasa cemas luar biasa” sehubungan keteledoran serius yaitu tertinggalnya dokumen-dokumen intelijen sangat rahasia mengenai jaringan teror Al-Qaeda dan penilaian terakhir situasi keamanan di Irak di sebuah kereta-api.

Dokumen-dokumen itu milik seorang “pejabat sangat tinggi intelijen di Kantor Kabinet”, kata BBC.

Dokumen itu ditemukan di dalam amplop berwarna oranye di sebuah kereta-api yang berangkat dari Stasiun Waterloo London pada Selasa. Seorang penumpang menyerahkan amplop itu kepada BBC.

Scotland Yard telah memulai penyelidikan kasus yang disebut-sebut sebagai pelanggaran keamanan serius itu. Dokumen-dokumen tersebut, yang semuanya memiliki kode keamanan, tidak seharusnya dibawa keluar dari kantor pemerintah.

okumen itu, meski hanya tujuh halaman, diklasifikasi sebagai “UK Top Secret” dan berisi penilaian muktahir intelijen pemerintah mengenai Al-Qaeda dan sebuah laporan topik tentang situasi militer di Irak.

Dokumen-dokumen itu sangat sensitif sehingga masing-masing diberi nomor dan ditandai “untuk dilihat Inggris/AS/Kanada dan Australia saja”, kata koresponden bidang keamanan BBC Frank Gardner.

Laporan mengenai Irak mencakup bagian-bagian yang memberi penilaian “memberatkan” terhadap pasukan keamanan Irak, kata BBC.

Kedua laporan itu merupakan penilaian-penilaian yang dibuat oleh Komite Intelijen Gabungan pemerintah.

Ada ungkapan “rasa cemas luar biasa” di sejumlah jajaran departemen pemerintah sehubungan dokumen-dokumen sangat rahasia bisa tertinggal begitu saja, kata Gardner.

“Dua dokumen yang bertanda `rahasia` tertinggal di sebuah kereta-api dan kemudian diserahkan kepada BBC. Telah terjadi kebocoran pengamanan, Metropolitan Police (polisi London) sedang melakukan penyelidikan,” kata seorang jurubicara Kantor Kabinet. (Ahsan

Advertisements

Pernyataan Organisasi Jihad Al Qaidah Mengenai Pengeboman Kedubes Negara Kafir Musuh Allah dan Rasul-Nya (Denmark) di Pakistan

June 5, 2008

Organisasi Jihad Al Qaidah

Pernyataan Mengenai Pengeboman Kedubes Negara Kafir Musuh Allah dan Rasul-Nya (Denmark) di Pakistan

Segala Puji bagi Alloh robbul ‘alamin, sholawat dan salam atas nabi Muhammad Imam muttaqin, dan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya serta pengikutnya hingga hari akhir.

Amma ba’du

Serangan ini adalah respon atas segala kerusakan yang menimpa ummat kami akibat tindakan para Salibis, Yahudi dan seluruh penjajah, dan ini merupakan pembelaan terhadap agama dan darah kaum muslimin, tanah serta kehormatan mereka.

Dan merupakan aksi balasan bagi negara kafir Denmark yang telah mempublikasikan kartun penghinaan terhadap Nabi Muhammad s.a.w

Dan karena mereka menolak meminta maaf atas publikasi itu meskipun sebenarnya bisa dan mudah mereka lakukan

Serangan ini adalah pelaksanaan dari ayat Al Qur’an: “Dan bagi orang-orang yang menghina Rasulullah bagi mereka azab yang pedih”

Dan serangan ini adalah wujud dari janji Syaikh Usamah bin Ladin ketika beliau pernah berkata, “Jika kalian tidak meneliti kebebasan berbicara kalian, maka semoga saja hati kalian akan terbuka dengan kebebasan tindakan kami nanti. Jawabannya adalah apa yang akan kalian lihat, bukan apa yang kalian dengar, dan biarlah ibu-ibu kami dirampas jika kami gagal membela Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam”

Salah seorang Mujahihin Al Qoidah melaksanakan sebuah aksi isytisyhadiyah pada Senin pagi 2 Juni 2008 terhadap Keduataan Denmark di Islamabad dimana mereka (kuffar dan murtaddin) mengira mereka dapat selamat dari bahaya. Segera kami akan mempublikasikan informasi yang berkaitan melalui sayap Media Jihad Al Qoidah -insyaAllah- begitu juga mengenai ikhwan yang melancarkan aksi bom syahid ini, semoga Allah merahmatinya.

Dan ini merupakan peringatan bagi Negara Kuffar atas kedzoliman mereka terhadap Nabi Muhammad saw; mereka harus meminta maaf, jika tidak maka ini hanyalah aksi pertama yang akan meluas.

Kami ucapkan selamat kepada Ummat Islam atas keberhasilan serangan terhadap musuh-musuh Allah ini, yang mana hal ini juga menunjukkan adanya peran penting dari Mujahidin Pakistan yang turut terlibat dalam persiapan serangan, sungguh mereka memiliki kepedulian dan kemarahan dalam urusan agama.

Jangan lupakan kami dalam doa kalian

Organisasi Al Qaidah di Afghanistan
Syaikh Musthofa Abu Yazid – hafidzohulloh
29 Jumadil Uula 1429 H
3 Juni 2008

Sumber: Markaz Media Fajr

(Altawbah/ahsan)

Para Tersangka Serangan (11-9-2001) di AS Disidangkan

June 4, 2008

Washington (ANTARA News) – Proses hukum terhadap Khalid Sheikh Mohammed dan empat terdakwa lainnya yang terlibat dalam serangan 11 September 2001 di AS akan dimulai Kamis waktu setempat (Jumat waktu Indonesia) di Teluk Guantanamo, Kuba.

Mohammed, yang diduga otak dari serangan-serangan itu ditahan di sebuah penjara CIA (Badan Intelijen Pusat) AS setelah ia ditangkap Maret 2003, sebelum ia dipindahkan ke penjara militer Teluk Guantanamo bersama empat tahanan lainnya September 2006.

Semua lima orang itu bisa menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah sesuai dengan keputusan komisi-komisi militer yang diperintahkan oleh Presiden AS George W.Bush untuk mengadili para tersangka dalam perang terhadap terorisme.

Para tersangka akan diadili atas 165 tuduhan termasuk melakukan persekongkolan, pembunuhan yang melanggar hukum perang, menyerang warga-warga sipil dan objek-objek sipil dan terorisme. Tuduhan-tuduhan lain termasuk menimbulkan luka tubuh yang serius , penghancuran properti dan memberikan dukungan materi bagi terorisme.

Empat tersangka lainnya adalah Ramzi bin al Shibh, yang dituduh menjadi penghubung antara para pembajak dan pimpinan Al Qaeda, Walid bin Attash, yang diduga melatih para pembajak, Ali Abd al Aziz Ali, keponakan Mohammed dan diperkirakan deputinya , dan Mustafa Ahmed al Hawsawi.

Kelima orang itu ditahan di satu lokasi rahasia di pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo, terpisah dari fasilitas yang menahan para tahanan tingkat lebih rendah.

Sembilan belas pembajak membajak empat pesawat untuk menyerang dua menara World Trade Center di New York dan Pentagon dekat Washington. Pesawat keempat jatuh di Pennsylvania. Serangan-serangan itu menewaskan 2.973 orang.

Kasus-kasus hukuman mati mungkin akan meningkatkan kecaman terhadap komisi-komisi militer, yang telah ditantang di pengadilan. Para pembela hak asasi sipil mempertanyakan tentang keadilan pengadilan-pengadilan itu.

Setiap tersangka akan didampingi para pengacara militer dan mereka dapat juga menyewa pengacara sipil. Para hakim yang maemimpin sidang-sidang itu akan memutuskan tipe bukti yang dapat digunakan, termasuk informasi yang diperoleh melalui metode-metode pemeriksaan yang keras.

Pentagon Mei mengumumkan tuduhan-tuduhan terhadap Mohammed ak Qahtani, yang ditahan di Guantanamo, dicabut. Tidak ada alasan diberikan.

Al Qahtani diduga pembajak berusia 20 tahun tetapi dicegat ketika berusaha memasuki AS sebelum serangan-serangan itu. Ia kemudian ditangkap di Afghanistan.

Tidak ada fasilitas di Teluk Guantanamo untuk melaksanakan eksekusi-eksekusi, dan tetap tidak jelas bagaimana Pentagon akan melaksanakan hukuman mati itu. Militer AS tidak melaksanakan hukuman mati seorangpun sejak tahun 1961, demikian DPA.(Antara/ahsan)

Wasiat Jendral Khathab

June 3, 2008

Wasiat ini

Ditulis untuk anaknya yang bernama Shalih, ketika usianya belum genap tiga bulan, Ditulis di daerah Dar-Gho Chechnya.

Surat Komandan untuk putranya dari medan tempur Chechnya.:

“Sesungguhnya sejarah Islam tidak akan menggoreskan tintanya kecuali untuk para lelaki yang berlaku jujur kepada Allah dan kepada siapa saja yang menyertainya; yang mempraktekkan kata-katanya dengan amal nyata, dan maju di barisan tempur paling depan.

Percayalah, Shalih, dulu para penyembah dirham, dunia, dan penyembah barat, menyibukkanku dengan profesi dan gaji, dan pahala di sisi Allah adalah lebih baik dari semua ini. Maka habislah satu generasi dan generasi berikutnya hanya dengan kehidupan rutinitas yang mematikan, tak jauh berbeda dengan kehidupan binatang. Kita bangun pagi hari, sarapan, kemudian pergi ke tempat kerja, setelah itu makan siang, kemudian pulang ke rumah, kemudian makan malam, dan kemudian tidur. Tidak ada tujuan dalam hidup.

Shalih, percayalah padaku, sejauh mana seseorang tekad dan tujuan dalam hidupnya maka sejauh itu pulalah ia diberi rezeki dan taufik. Sedangkan permasalahan-permasalahan hidup tidak akan pernah habis, ia hanya berkutat pada masalah pekerjaan, kendaraan, istri, anak, dan tempat tinggal. Setiap kali engkau berhasil pecahkan satu masalah, datang masalah lain. Engkau pecahkan sepuluh masalah, datang dua puluh masalah. Padahal umur semakin habis, sementara masalah tidak habis-habis.

Dunia Islam hari ini, memiliki berbagai tipe masyarakat, ada yang ulama, pencari ilmu, usahawan, insinyur, pegawai masjidil haram, dan orang-orang yang hidup pas-pasan dan hidupnya dipersempit: yaitu para tentara tauhid dan jihad sebagai ajaran tertinggi Islam.

Telah tiba waktu untuk berjihad, bangsa kafir datang dan tidak ada kata lain selain pedang. Sungguh, Allah telah memberikan anugerah kepada umat Islam di zaman sekarang dengan dibukanya jihad, saya tidak katakan di zaman Rosululloh dan para shahabatnya. Kalau tidak percaya, lihatlah bagaimana mungkin bangsa termiskin di dunia mampu menyerang Uni Soviet, bangsa termiskin berani masuk melancarkan serangan ke jantung Rusia dan di Rusia. Kalau bukan karena aku hidup langsung dengan bangsa-bangsa semacam ini, aku tidak percaya ini bisa terjadi.

Percaya padaku, wahai Shalih, kematian adalah seni yang bisa diatur, hanya saja ilmunya ada di sisi Allah mengenai di mana dan kapan kematian itu terjadi. Kejarlah kematian, niscaya engkau akan raih kehidupan. Yakin dan berbaik sangkalah kepada Allah. Memang kita hari ini mengaku beriman kepada Allah, tetapi kita masih meragukan datangnya pertolongan dari Allah untuk kita. Kita berprasangka yang bukan-bukan, kita tergentarkan oleh pesawat dan tank-tank musuh-musuh Allah ketika perang Teluk.

Perang Teluk telah meluluh lantakkan apa saja yang dimiliki kaum muslimin. Tapi setelah keyakinan diri kepada Allah kembali ke dalam diri kaum muslimin pasca kekalahan Uni Soviet oleh Afghanistan, terhinakanlah kekuatan barat dan timur di hadapan kekuatan iman kepada Allah. Lalu datanglah bangsa barat ke negeri Islam, untuk menggelar pentas yang membuat ummat Muhammad ketakutan.

Padahal saddam sendiri belum mampus, ia menjelma menjadi manusia buas yang menakut-nakuti kaum muslimin dengan perang ini, kaum muslimin harus diperas hartanya dan menanggung hutang bertumpuk-tumpuk lantaran perang yang memakan waktu satu tahun ini, dengan perahan yang betul-betul habis.

Shalih!

Engkau akan mati sendirian, tinggal di kubur sendirian, dan akan dibangkitkan sendirian. Padahal jalan yang harus ditempuh begitu panjang, sedangkan bekal kita sedikit. Maka, berbekallah dengan takwa dan jihad di jalan Allah, sebab jihad adalah kemuliaan di dunia dan akhirat.

Buah hatiku!

Kamu sekarang memang masih kecil, tetapi kami telah merintis jalan buatmu dan manusia-manusia seusiamu sekarang, kami menyiapkan dan memberikan pelajaran kepada kalian. Apa yang tidak bisa diberikan kakek-kakek kalian kepada kami, maka tinggalah harapan umat ini ditumpukan kepada generasi kalian. Ketika kami nanti sudah tua, harapan kami hanya kepada Allah, setelah itu kepada kalian.

Sayangku dan permata hatiku…

Pemuda hari ini menjadi budak syetan, berupa televisi, sepak bola, rekreasi, dan mobil. Hindarilah mati karena kecelakaan atau tabrakan. Mintalah khusnul khotimah kepada Allah; mati Syahid.

Dengan ini engkau akan dikumpulkan bersama sang Nabi tercinta dan terpilih, Muhammad SAW, dan para shahabatnya. Mereka berada di derajat para nabi, kemudian shiddiqin (orang-orang yang imannya kuat), kemudian para syuhada.

Wahai penyejuk mataku…

Pujilah Allah, karena engkau dilahirkan di bumi peperangan, desa kaum ibumu dihancurkan, mereka membela agama dan kehormatan mereka sampai titik penghabisan. Separo dari mereka keluar berperang bersama ayahmu, dan separo lagi harus mengenyam pahitnya penjara dan mati terkubur di bawah tanah, mereka syuhada…Insya Allah. Merekalah yang pertama kali memproklamirkan syariat Islam di Dagestan, sebuah negeri para budak, pemerintahan atheis dan kafir di Kar Makhi. Aku tidak akan pernah melupakan kejadian itu, ketika mereka dikepung kekuatan militer dzalim dari empat penjuru dan desa-desa mereka dibombardir, maka kami berdiri bersama tentara tauhid untuk membela diri, dan pecahlah pertempuran-pertempuran yang belum pernah kusaksikan, ketika itu dihinakanlah bangsa zalim dan atheis. Ketika kamu masih dalam perut ibumu, pesawat-pesawat membumi hanguskan bumi dan manusia yang ada di atasnya, yaitu di bumi Chechnya. Pujilah Allah, karena engkau sudah mendengar suara peluru dan rudal ketika engkau masih di perut ibumu. Ibumu sendiri harus lari dari satu tempat ke tempat lain.

Anakku yang mulia…

Jangan berkhayal untuk hidup senang, lezat, dan damai-damai saja. Karena dunia kafir akan mengejar di belakangmu. Demi dosa ayahmu, pilihlah kehidupan izzah (harga diri) dan kemuliaan, sebelum engkau dijebloskan di penjara kafir. Sebab teman-teman ayahmu telah diperlakukan seperti itu, sedangkan engkau tidak jauh berbeda dengan mereka, dan aku tidak lebih baik daripada teman-teman ayahmu. Ambillah keputusan hidup yang tegas lalu teguhlah di atasnya, percayalah kepada taufik Allah, jangan dengar katanya-katanya, dan banyak bertanya.

Hendaknya engkau mencari ilmu dan menghafal kitab Allah ketika masih kecil, setelah itu ber-I‘dad dan berjihad di jalan Allah.

Anakku, aku tidak tahu apakah kita nanti akan bersama-sama dalam medan pertempuran, engkau jadi komandanku dan aku prajuritmu yang memberi minum pasukan lain yang haus serta mengobati yang terluka. Atau barangkali, engkau akan sendirian sementara aku sudah terkubur di bawah tanah, maka inilah nasehat seorang prajurit untuk komandannya: Jadilah sedekah jariyah (yang terus mengalir pahalanya) buat ayahmu dan anak sholeh yang mendoakanku, wahai Shalih. Sebab tidak ada lagi setelah mati bagi seorang hamba selain itu, sebagaimana disabdakan oleh manusia pilihan, Muhammad SAW.

Ini saja, tak lupa aku memohon kepada Rabb semua manusia, agar menjagamu untuk menjadi orang yang berkhidmad buat agama ini di manapun kamu berada, memberikan anugerah agung-Nya kepadamu, tidak memberi kesempatan musuh-musuh Allah untuk menangkapmu, tidak melebihkan keutamaan dan pemberian orang lain di atas yang diberikan kepadamu, dan memberimu rezeki berupa kesyahidan di jalan-Nya, sehingga engkau bisa memberi syafaat buat ayahmu, ibumu, dan orang-orang miskin.

Semoga Allah membekalimu dengan ilmu dan kekuatan untuk menghadapi orang-orang kafir, Allahu Akbar!


Ayahmu, Khotthob

Semoga bermanfaat dan bisa menjadi renungan dan nasihat bagi kita semua…

amin

(ahsan)