Archive for July, 2008

Hamas Tangkap Penembak Roket Ke Israel

July 11, 2008

Hamas menangkap tiga orang Palestina yang menembakkan roket ke Israel dari Jalur Gaza, Kamis, kata kelompok pejuang Mujahidin itu, dalam penangkapan pertama sejak Hamas dan Israel menyetujui gencatan senjata bulan lalu.

Brigade Syuhada al-Aqsa, kelompok yang terkait dengan gerakan Fatah kubu Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan, orang-orang Hamas memburu anggota mereka setelah serangan itu dan “menculik mereka” di kamp pengungsi Jabalya. Tidak seorang pun cedera dalam penembakan dua roket ke Israel selatan itu.(Ahsan/MD)

“Kami menuntut pembebasan mereka segera,” kata Abu Qusai, jurubicara brigade tersebut sebagaimana diberitakan Reuters.

Pejabat Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan, “Kami menekankan bahwa semua pihak harus menjaga perjanjian nasional yang dicapai dengan konsensus.”

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza setahun lalu setelah mengalahkan pasukan yang setia pada kelompok sekuler Fatah, sebelumnya menyatakan, mereka tidak akan menggunakan kekuatan terhadap pejuang yang melanggar gencatan senjata tersebut.

Brigade Syuhada al-Aqsa mengatakan, mereka menembakkan roket-roket itu sebagai pembalasan atas pembunuhan seorang anggota kelompok itu yang tidak bersenjata oleh pasukan Israel ketika ia berusaha melintasi pagar perbatasan menuju Israel sebelumnya pada hari itu.

Pejuang itu adalah korban tewas pertama di perbatasan Israel-Gaza sejak diberlakuannya gencatan senjata 19 Juni yang ditengahi Mesir.

Seorang jurubicara militer Israel mengatakan, pasukannya menembak orang itu setelah ia mengabaikan perintah agar berhenti dan mereka baru tahu kemudian bahwa pria itu tidak bersenjata.

Perjanjian gencatan senjata itu menetapkan Hamas harus mencegah penembakan roket lintas-batas dan serangan-serangan dari Jalur Gaza, dan Israel menghentikan penyerbuannya dan mengendurkan blokade ekonomi atas wilayah tersebut.

Advertisements

Gerilyawan Taliban Bebaskan Dua Wartawan Pakistan

July 7, 2008

Peshawar, Pakistan, ( ANTARA News, 06/07/08 06:48 ) – Gerilyawan Taliban membebaskan dua wartawan Pakistan. Sabtu, lebih dari 36 jam setelah mereka diculik di sebuah wilayah suku dekat perbatasan Afghanistan.

“Ketika terbukti bahwa mereka wartawan dan bukan mata-mata, kami bebaskan mereka,” jurubicara Taliban Asad sebagaimana dikutip Reuters.

Satu kelompok sesepuh suku telah berangkat untuk membicarakan pembebasan wartawan paruh waktu Pir Zubair Shah dan jurufoto Akhtar Soomro, setelah mereka diculik di daerah Mohmand Kamis.

Syed Ahmad Jan, seorang pejabat senior pemerintah di Mohmand, menyatakan bahwa kedua pria itu telah dibebaskan dan mengatakan keduanya sehat.

Kelompok pro-Taliban menguasai sejumlah bidang besar wilayah di kawasan etnik Pashtun, seperti Mohmand, dan gerilyawan al Qaida juga bersembunyi di daerah sepanjang perbatasan Afghanistan.

Wilayah suku semi-otonomi itu tidak pernah dalam penguasaan penuh pemerintah dan pasukan keamanan jarang masuk ke daerah itu sebelum serangan 11 September 2001 di AS.

Sejak itu, dengan tekanan dari AS untuk mengusir militan dari tempat perlindungan, pemerintah berupaya untuk memperluas surat perintahnya di sepanjang perbatasan.

Namun keberhasilan serangan militer dan perjanjian damai gagal membendung kekuatan militan yang meningkat.

Beberapa wartawan Pakistan yang meliput konflik itu telah tewas. Pemerintah tidak membiarkan wartawn asing masuk ke wilayah suku kecuali pada kesempatan lawatan dengan militer. (Ahsan)