Gegap Gempita Jelang Deklarasi Jama’ah Anshorut Tauhid


Jika tak ada aral melintang , pada tanggal 17 Ramadhan 1429 bertepatan dengan tanggal 17 september 2008 , Insya Allah Jama’ah Anshorut Tauhid yang dibentuk pada 24 Rajab 1429 atau 27 Juli 2008 di Solo akan dideklarasikan oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Asrama Haji Bekasi.
Mantan Amirul Mujahidin Majelis Mujahidin itu bersama beberapa aktivis dakwah Islamiyah lainnya, akhirnya sepakat melanjutkan perjuangan penegakan Syari’at Islam sesuai dengan pola Sunnah dan meninggalkan cara – cara yang meragukan.

Ustadz yang dikenal berhati lembut tapi sangat tegas dalam memegang prinsip ini seperti diketahui sebelumnya , meninggalkan Majelis Mujahidin setelah tidak menemukan jalan tengah untuk melakukan perubahan kepada yang sesuai sunnah  didalam sistim kepemimpinan institusi Majelis Mujahidin .

Anshorut Tauhid ini sepenuhnya mengadopsi sistim Jama’ah Imamah yang diajarkan dalam Syari’at Islam sebagai bentuk kepemimpinan yang tepat sekalipun dalam keadaan ketiadaan Khilafah Ar Rosyidah . Dimana Amir Jama’ah dan  anggotanya akan memiliki kewajiban dan kewenangan sepanjang Syari’at Islam sesuai dengan kemampuan yang ada pada mereka .

panitia kerja persiapkan deklarasi

Sejak Ustadz Abu Bakar Ba’asyir membentuk jama’ah Anshorut Tauhid kurang dari 2 bulan silam, rencana mendeklarasikan berdirinya Jama’ah telah mengarahkan Jakarta sebagai tempat pelaksanaanya. Hal itu juga berarti memberikan kepercayaan ‘orang-orang’ Jakarta untuk menyukseskan hajat ini .

Sementara panitia pelaksana Deklarasi baru saja dibentuk sepekan lalu , tepatnya hari Ahad, 26 Agustus 2008, dengan komposisi yang sederhana padahal kegiatan ini adalah even nasional yang cukup membutuhkan biaya relative besar. Tampaknya ini seperti sebuah test bagi ‘orang-orang’ Jakarta seberapa jauh kemampuannya dalam menyelesaikan tugas .

Tim Pelaksana ini dipimpin oleh aktivis muda yang sangat energik dan visioner, Ustadz Aunur Rofiq yang tampaknya beliau tenang dalam mengemban amanah yang cukup berat ini. Dengan bantuan dan loyalitas anggota timnya, mudah–mudahan Alloh Jalla wa ‘ Ala berkenan memudahkan urusan ini bagi mereka dan kaum muslimin pada umumnya .

Dauroh JAT

Bertempat di Masjid Yayasan Al Mawwadah , Banjar Petaruman , pada hari ahad tanggal 7 September 2008 kemarin , dilakukan Dauroh untuk sosialisasi dan pembekalan kader – kader Jama’ah Anshorut Tauhid yang datang dari 9 daerah setingkat kotamadaya atau kabupaten se-Jawa Barat.

Dauroh yang berlangsung mulai dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.30 diisi oleh tiga Pembicara yaitu Ustadz Halawi makmun Lc.MA , Ustadz Haris Amir Falah dan Ust. Abdurrahman menyajikan profil Jama’ah dan materi Aqidah serta Manhaj Anshorut Tauhid. Alhamdulilah, antusias peserta dauroh sangat bersar, hal itu nampak dari banyaknya pertanyaan juga masukan – masukan mereka .

Begitu pula dauroh Jama’ah Anshorut Tauhid di Banten pada tanggal 30 Agustus 2008 lalu . Dengan diikuti peserta yang datang dari berbagai penjuru provinsi Banten tidak kurang 30 orang , pemateri yakni Ustadz Haris Amir Falah dan Ustadz Lutfi Haidarulloh diberondong berbagai pertanyaan dan juga masukan .

Mesin penggerak Jama’ah tampaknya mulai menghangatkan semangat menyongsong deklarasi tanggal 17 Ramadhan besok .Sementara itu Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Afif Abdul Majid juga telah berangkat ke Kalimantan pada tanggal 7 September kemarin . Di Jawa Timur juga telah berdiri Forum Muballigh Anshorut Tauhid ( FORMAT) , semoga semua ini menjadi bagian dari geliat dakwah islam di Nusantara, fastabiqul khoirot ! (Ahsan/MD)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: